Tim Nasional Sepak Bola Indonesia tahun ini memang sedang dilanda kebahagiaan yang luar biasa. Para pemain muda yang berbakat kini mulai bermunculan dan terpilih menjadi pemain terbaik untuk masuk Timnas. Kita tahu sendiri jika Timnas beberapa waktu itu sempat terpuruk karena gagal di beberapa pertandingan yang diikuti. Namun, itu bukanlah akhir, justru menjadi tamparan untuk menjadi lebih baik lagi.

Timnas sebenarnya sudah berdiri lama dari zaman sebelum merdeka. Tapi PSSI, tidak mengakui pertandingan yang terjadi pada masa sebelum merdeka. Dahulu memang Timnas dipandang tidak bagus oleh dunia internasional karena kurangnya arahan dari beberapa pihak yang menunggangi PSSI. Terlebih lagi, beberapa waktu lalu PSSI terlibat masalah mengenai ketuanya yang tidak bagus dalam mengatur PSSI.

Namun, segudang masalah tersebut tidak membuat Timnas menyerah begitu saja untuk mendapatkan kemenangan. Terbukti, di era baru pada tahun 2016, Timnas U-23 telah menang menjadi Runner-up Piala Suzuki AFF 2016 dan langsung melaksanakan kongres pada tanggal 8 Januari 2017 dalam rangka menetapkan Luis Milla untuk menjadi pelatih Timnas Senior dan juga U-23.

Sementara itu, baru-baru ini pada tahun 2018 hingga 2019, Timnas U-16 dan juga U-22 telah menorehkan prestasi baik tim ataupun pemainnya. Penghargaan tersebut merupakan angin segar pada sepak bola Indonesia karena kini sepak bola Indonesia telah bangkit dan tak terpuruk lagi, ada harapan untuk menuju kesuksesan dengan para pemain baru yang masih muda.

Penghargaan dan Rekor Timnas U-22 Dikejuaraan Piala AFF

Setelah mengalami musim paceklik, kini Timnas U-22 telah memenangkan piala AFF U-22 dengan kemenangan 1xbet 2-1 atas Thailan di Stadion Phnom Penh, Kamboja pada 26 Februari 2019. Dengan hasil yang keluar tersebut, Indonesia keluar sebagai pemenang AFF untuk pertama kalinya setelah bertahun-tahun mengikuti kejuaraan ini.

Sebenarnya, Timnas Indonesia sempat pesimis karena harus bermain dengan 10 pemain saja. Namun, keberuntungan memang telah berpihak pada kita, gol dari Timnas Indonesia tercipta melalui gol bunuh diri dari 2 orang pemain Thailand dan diamini oleh 2 pemain yang mencetak gol. Ada banyak rekor yang ditorehkan oleh Timnas U-22 ini. Berikut adalah beberapa rekor yang tercatat selama pertandingan piala AFF :

  1. Memperoleh rekor dan sejarah baru untuk Indra Sjafri. Indra terbukti telah menjadi pelatih berpengaruh karena dapat membawa Timnas menuju kesuksesan dengan meraihnya kejuaraan AFF untuk timnas U-22 ini setelah AFF U-29 dan juga AFF U-19.
  2. Terdapat Top Scorer. Dengan kejuaraan ini, Garuda Muda juga telah mencetak top scorer baru yaitu Marinus Wanewar yang telah mencetak tiga gol. Dan skor tersebut ternyata sama dengan kapten Thailan, Saringkan Promsupa dan dari Vietnam, Tran Danh Trung.
  3. Tidak hanya itu, ternyata Timnas U-22 adalah tim yang paling produktif di piala AFF 2019. Perlu Anda tahu, di catatan, Indonesia telah mencetak 8 gol. Lebih banyak dibandingkan dengan Vietnam yang hanya 7 gol saja.
  4. Rekor yang Cemerlang untuk Indonesia. Karena dikatakan Timnas U-22 adalah tim tak terkalahkan. Hal itu disebabkan Indonesia tidak pernah terkalahkan dengan hasil rekor 2 imbang dan ada 3 kemenangan.
  5. Indonesia telah mempunyai 3 gelar untuk piala AFF yaitu ztimnas U-19 pada tahun 2013, U-16 pada tahun 2018  dan U-22 pada tahun 2019.

Pemain Timnas U-16 Mendapatkan Penghargaan yang Bergengsi

Kita sendiri tahu bahwa Timnas untuk U-16 telah menorehkan prestasi terlebih dulu pada tahun 2018 karena telah memenangkan piala AFF. Ternyata tidak hanya itu, para pemain Timnas U-16, juga diberikan penghargaan Indonesia Sport Award dengan predikat terfavorit untuk tim beregu putera.

Tentu dengan penghargaan tersebut, menambah semangat untuk para pemain untuk bisa berlatih lebih giat lagi dan memenangkan turnamen-turnamen lainnya yang siap menanti mereka di masa depan yang akan datang. Selain menjadi semangat bagi mereka, penghargaan tersebut juga memberikan rasa bangga kepada setiap pemain karena kerja keras mereka terbayarkan dengan penghargaan tersebut.

Tidak hanya itu, salah satu pemain Timnas U-16 yang bernama Supriyadi juga mendapatkan penghargaan dari walikota Surabaya, yaitu bu Risma. Penghargaan tersebut diberikan pada upacara kemerdekaan, dan Supriyadi juga telah diundang untuk datang ke Balai kota Surabaya. Dan Supriyadi telah hadir di kediaman bu Risma pada malam hari tanggal 16 Agustus 2018.

Bu Risma memberikan penghargaan kepada Supriyadi sifatnya istimewa karena Supriyadi adalah pemain U-16 yang berasal dari Rungkut, Surabaya telah mengharumkan dan membanggakan kota Surabaya dengan prestasi yang ia torehkan.

Semakin berkembangnya dunia sepak bola Indonesia, kita sebagai rakyat Indonesia harus terus memberikan semangat kepada para pemain muda yang sekarang sedang berjuang untuk membawa kesuksesan. Semangat terus persepak bolaan Indonesia!